My Diary 18 October 2022

 




Hari ini Sony sakit lagi, 
Kalau dipikir pikir sebelum dia kabur dari rumah itu dia sakit seminggu dan setelah kabur dia bolak balik sakit sampai sekarang. 

Hari ini, dia benar benar sakit,
karena biasanya kalau pun demam, dia masih bisa berlarian, main main dan lompat lompat.
Tetapi hari ini dia tiduran saja.
Semalam batuk tidak henti sampai pagi, jadi dia benar benar cape,
Tidak mau makan.
Batuk tidak berhenti.
Nanti agak sore baru bisa bawa ke dokter, tunggu papanya pulang dulu.

Kalau di pikir pikir ada sebulan juga dia ga sekolah, 
hadir berapa hari saja, kemudian sakit, sakitnya demam, batuk pilek. 

Jadi kepikiran ucapan kepsek,
katanya dia perlu laporan ke atasan,
its okay alasan apapun intinya memang dia tidak mau Sony sekolah sana lagi namun tidak berani mengeluarkannya, jadi pakai alasan spp.

Kalau di pikir pikir, satu kelas kalau satu anak saja ga masuk, biayanya sama aja, mau nambah atau kurang juga biaya yang di keluarkan sama aja.

Jadi alasan untuk mengeluarkan Sony karena spp itu tidak masuk akal sih.
Tapi yah sudah, saya tau diri, Sony sekolah sampai akhir bulan ini saja,
biarlah habis waktu setahun dan habis uang untuk sekolah tetapi tidak mendapatkan hasil apapun.
Tidak apa.

Semoga Kepsek dan para guru berbahagia karena Sony sudah tidak mengganggu mereka lagi.
its okay.

Semoga Channel youtube saya segera bisa menghasilkan, dan freelance saya juga bisa menghasilkan sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk anakku Sony, si anak autis yang malang.

Terkadang aku menangis sendiri melihat dia yang nasip buruk,
ada beberapa temannya yang bahkan sanggup therapy dan bersekolah dan juga masih bisa makan enak dan berpakaian bagus.

Tetapi aku menjadi terharu ketika ada temannya juga yang tidak sanggup melanjutkan sekolah lagi, karena biaya, sama seperti Sony. juga Tidak sanggup untuk Theraphy karena biayanya mahal sekali.

apa kita harus bersatu padu untuk mengajukan beasiswa khusus autism ke pemerintah? 
agar anak anak autis ini bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak normal lainnya?


Komentar

Support us

 

hai, untuk anda yang hendak support saya dan anak autis saya. silahkan berdana di beberapa platform dibawah, terima kasih banyak.


Whatever happens
Keep Smile and be Happy
Arini Ng

Please donate sincerely at




There is no other account number besides this,
and there is no other whatsapp number or other phone number besides this.
I thank you very much for the support.
So if someone uses my name to ask for money, it's not me.

Whatever happens,
Keep Smile and Be Happy

Arini Ng

Arsip

Tampilkan selengkapnya